Haflatul Ikhtitam dan Akhirussanah Asshiddiqiyah Karawang

Mewujudkan santri kreatif kompetitif dan terampil serta berakhlaqul karimah dalam persaingan global. Itulah tema yang diangkat pondok pesantren asshiddiqiyah karawang dalam haflatul ikhtitam dan akhirussanah tahun 2018, kamis (3/5).

Haflatul Ikhtitam ini diikuti oleh 257 jumlah Wisudawan-wisudawati dari MTs Asshiddiqiyah, SMP Ma'arif Asshiddiqiyah, MA Asshiddiqiyah dan SMK Asshiddiqiyah.

KH Hasan Nuri Hidayatullah pengasuh pondok pesantren asshiddiqiyah karawang, dan juga merupakan ketua PWNU Jawa Barat berpesan kunci sukses hidup bermasyarakat.

"kesuksesan dalam hidup bermasyarakat kita di dominasi oleh bagaimana perilaku kita bukan ilmu kita" tutur di sela-sela sambutan beliau

Gus Hasan, sapaan beliau secara luas, juga berpesan kepada para santri untuk selalu menjaga akhlak dimanapun dan kapanpun.

"akhlaklah yang menentukan siapa kalian di masa yang akan datang" kemudian beliau menjelaskan akhlaq mulia rasulullah secara terperinci maupun secara umum

"mulutnya rasulullah saw yang istimewa di puji oleh allah taala di dalam alquran وما ينطق عن الهوى ان هو الا وحي يوحى, akhlaqnya mana rasulullah saw yang tidak pernah melakukan hal yang tidak baik di puji oleh allah taala di dalam alquran, hatinya yang mulia rasulullah saw juga di puji oleh allah di dalam alquran ما كذب الفؤاد ما رأى, dan secara umum kemuliaan akhlaq rasulullah saw juga di puji oleh allah di dalam alquran وانك لعلى خلق عظيم."

Hadir pula dalam acara tersebut pendiri dan pengasuh umum ponpes asshiddiqiyah KH Noer Muhammad iskandar dan istri Nyai Hj Nur Zajilah, Gus Mukhsin dan segenap keluarga waqif .

(A. Khatib)