Presiden Jokowi Kunjungi KIMONU Karawang

KARAWANG-RADAR BOGOR, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Rabu (06/06) mengunjungi kios moderen NU (KIMONU) di Pondok Pesantren Asshidiqiyah 3 Karawang, Jawa Barat.

Jokowi mengunjungi KIMONU di sela agenda kunjungan kerja dan silahturahmi dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Karawang di Pondok Pesantren Asshidiqiyah 3 yang dipimpin KH Hasan Nuri Hidayatullah atau yang kerap disapa Gus Hasan.

KIMONU merupakan sinergi Alfamart dengan institusi pondok pesantren yang ingin mengembangkan kompetensi dan kemandirian siswa-siswi pondok di bidang usaha, melalui inkubasi usaha berbentuk toko kelontong modern.

“Kami turut bangga untuk bisa bergabung sekaligus mendukung pondok pesantren yang ingin berwirausaha melalui bidang ritel,” ujar Corporate Affair Director Alfamart, Solihin.

KIMONU banyak menyediakan berbagai macam kebutuhan sehari hari bagi santri atau masyarakat termasuk juga barang-barang hasil produksi pondok pesantren.

“Jadi, pondok pesantren yang memiliki aneka barang produksi mereka sendiri juga bisa dijual di KIMONU, sehingga memudahkan sarana mereka dalam menjual hasil produksinya dan mempromosikan produk,” tambah Solihin.

Operasional KIMONU sepenuhnya dikelola olah Pondok Pesantren melalui para santri dan pengurus pondok.

Solihin menjelaskan bahwa Alfamart mendukung KIMONU melalui salah satu program kerjasama Alfamart, yakni OBA (Outlet Binaan Alfamart). OBA merupakan skema yang tepat bagi pondok pesantren, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari santri dan masyarakat residensial sekitar.

Karena melalui OBA, KIMONU bisa mendapatkan barang-barang dagangan dengan harga khusus yang nantinya bisa dijual kembali dengan keuntungan wajar.

Selain itu, keuntungan menjadi anggota OBA adalah kepraktisan mendapat barang dagangan karena barang akan diantarkan langsung oleh MRO (Member Relation Officer), yang juga membantu dalam pengawasan ketersediaan atau stok barang dan asistensi dalam proses manajemen keuangan sederhana bagi toko.

KH Hasan Nuri Hidayatullah menyambut baik kerja sama dengan Alfamart. “Ini merupakan hubungan yang membawa kemaslahatan umat, karena sama-sama memberikan manfaat baik bagi kedua pihak juga bagi umat,” ucapnya.

Ia juga berharap agar santri bisa memanfaatkan kehadiran KIMONU terutama untuk menumbuhkan jiwa kemandirian berwirausaha melalui transfer ilmu yang didapat dari Alfamart.

Saat ini telah ada tujuh KIMONU di Karawang dan satu di Bandung. Rencananya, tahun ini akan didirikan 100 KIMONU yang bekerja sama dengan pondok pesantren lainnya.

“Kami berharap sinergi dan niat baik ini bisa membawa manfaat bagi santri-santri dan warga sekitar pondok pesantren,” tutup Solihin.(*/ric) (http://www.radarbogor.id)